Saat sedang meraba kepala putra-putri tercinta, secara tak sengaja Anda menemukan benjolan di belakang telinganya. Temuan ini membuat Anda bertanya-tanya, berbahayakah benjolan tersebut? Benjolan di belakang telinga kemungkinan besar adalah kelenjar getah bening yang sedang aktif. Aktivitas kelenjar getah bening bisa dipicu oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah gangguan pada bagian tubuh di sekitar telinga seperti kepala, leher, atau rambut.
Biasanya jika masalah atau gangguan pada organ lainnya sudah teratasi atau sudah sembuh, aktivitas kelenjar getah bening ini akan berkurang dengan sendirinya. Demikian pula benjolan akan mengecil secara bertahap. Jika sudah terlalu banyak kuman penyakit yang menyerang, kelenjar getah bening jadi tak berdaya, bahkan terinfeksi. Jika terjadi hal-hal berikut ini, tandanya anak perlu dibawa ke dokter:
Biasanya jika masalah atau gangguan pada organ lainnya sudah teratasi atau sudah sembuh, aktivitas kelenjar getah bening ini akan berkurang dengan sendirinya. Demikian pula benjolan akan mengecil secara bertahap. Jika sudah terlalu banyak kuman penyakit yang menyerang, kelenjar getah bening jadi tak berdaya, bahkan terinfeksi. Jika terjadi hal-hal berikut ini, tandanya anak perlu dibawa ke dokter:
- Bengkak terjadi di beberapa tempat kelenjar getah bening
- Pembengkakan disertai demam.
- Bengkak makin besar dan tak kunjung mengempis setelah 3 minggu.
